Login Anggota

Statistik Kunjungan

000312798
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir Minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
36
88
326
686
1240
10556
312798

44.64%
6.47%
5.28%
0.90%
0.26%
42.44%
Online (15 menit yg lalu):29
29 tamu
tak ada anggota

IP Anda:107.20.115.174

Rumah Siapa Saja

Rumah Tahfidz yang berlokasi di kompleks masjid Jami’ Kyai Marogan ini diresmikan oleh Ust. KH. Yusuf Mansur, Pengasuh Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an dalam acara Tabligh Akbar dan pengukuhan kepengurusan Majelis Dhuha Nasional Cabang Palembang. Launching RTKM diadakan tidak jauh waktunya dengan momen haul Kiai Marogan yang jatuh pada bulan Rajab 1431 H.

Pendirian Rumah Tahfidz Kiai Marogan ini atas inisiatif beberapa orang. Mereka adalah ketua Masjid Jami’ Kyai Marogan, Masagus Memet Ahmad, Ketua Yayasan Kiai Marogan, Masagus A. Fauzi, Sesepuh keluarga Kyai Marogan, Abah Masagus Amancik Ujang, dan pengajar tahfidz al-Qur’an di Sekolah Daarul Qur’an Tangerang pimpinan Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Masagus Fauzan Yayan, beserta istrinya, Umi Cholifah, Al-Hafidzah, serta jama’ah masjid Kiai Marogan sendiri.

Pembelajaran di Rumah Tahfidz Kiai Marogan sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2007. Embrionya adalah seminar dan training belajar al-Qur’an keliling di masjid-masjid, dengan peserta mayoritas kalangan pendidikan seperti pelajar SMP-SMA, Mahasiswa, dan bapak-ibu guru. Training atau seminar yang pernah diadakan di masjid Agung Palembang antara lain; Kiat Jitu Bersahabat dengan al-Qur’an, Kiat Meraih Persahabatan Sejati Menurut Al-Qur’an, Kiat Menjemput Malam Lailatul Qadar. Selain itu, pernah pula diadakan Training Terjemah Qur’an metode CSQ (Cerdas, Smart, Quantum) di hotel Duta Palembang, Pelatihan Tahfiz Qur’an Metode Quantum di masjid Lawang Kidul, Palembang. Seminar Wirausaha, Al-Qur’an dan Teknologi Canggih bekerja sama dengan ICMI Korwil Palembang dan Bimbingan Cepat Bisa Baca al-Qur’an Sistem 8 Jam di rumah-rumah.

"Program Rumah tahfidz Kiai Marogan ini terbuka lebar untuk masyarakat luas seluruh lapisan, mulai dari pelajar, karyawan, ataupun lansia [lanjut usia]. Sementara waktu, lantaran belum tersedianya asrama santri yang memadai, maka santri tahfidz di RTKM belum mukim (menetap) alias pulang- pergi. Adapun kegiatannya meliputi; memperbaiki bacaan (Tahsinul Qiro’ah), Setoran Hapalan (tahfizhul Qur’an), Sistem Memahami al-Qur’an (Tafhim Qur’an), dan Daqu Methode yakni Metode Daarul Qur’an dalam ibadah sehari-hari)," ujar Yayan menerangkan.

Rumah Cinta Quran

Update Hafalan Santri

Masjid Kiai Marogan

Klik gambar untuk perbesar!

 

Pengunjung Online

Kami memiliki 29 tamu dan tidak ada anggota online

Berita Terbaru

Galeri Foto